Rekomendasi info bisnis online terbaru 2016 hingga referensi peluang usaha home industri sampai perusahaan jenis jasa dan perdagangan terpercaya.

Bedanya Reseller dengan Dropshipper

Perbedaan Antara Reseller dan Dropshipper memang masih banyak menjadi pertanyaan di kalangan penjual pemula online, bedanya reseller dan dropship memang tidak terlalu jauh namun tetap harus di perhatikan.
RESELLER
Dari kata dasarnya saja Re = mengulang, dan Sell = menjual yang dapat diartikan menjadi Menjual Kembali, dan -er yang memiliki arti perlakunya. Nah dari mengartikan kata-kata itu saja kita sudah dapat menyimpulkan bahwa RESELLER berarti orang / pelaku yang menjual kembali dengan adanya produk fisik di tangan agen tersebut.
Contohnya Anda stok produk dari distributor sesuai syarat menjadi reseller yang tertera di toko online distributor, misal syaratnya di awal anda harus membeli 5pcs sebuah produk untuk menjadi reseller berarti anda harus stok dan pengiriman barang langsung dari anda ke konsumen
Analoginya : Distributor – Reseller – Konsumen ( dari distributor kirim barang ke reseller, reseller mengirimnya ke konsumen)
DROPSHIPPER
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah agen yang menjual kembali produk suppliernya dengan TIDAK memiliki produk suppliernya tersebut. Jadi Dropshipper hanyalah agen yang menjual informasi dari suatu produk.
Contohnya jika anda berjualan via BBM, namun anda tidak mempunyai cukup modal untuk berbisnis produk tersebut, yang anda punya hanyalah keahlian menjual, nah anda cukup pasang gambar produk tersebut di DP BBM anda, kemudian apabila ada konsumen yang memesan, anda tinggal konfirmasi ke distributor untuk melakukan transaksi. Pihak distributor akan packing dan dikirimkan ke alamat konsumen langsung (bukan ke dropshipper) namun dengan nama pengirim dropshipper
Berikut analoginya :
Dropshipper – Distributor – Konsumen ( Konsumen transfer ke dropshipper, dropshipper kemudian transfer ke distributor sesuai dengan nominal terhitung dari asal wilayah pengiriman)
Contoh sederhana :
Anda adalah seorang dropshipper, anda tinggal di jakarta, kontak BBM anda ada 500 teman yang tinggal di berbagai kota di indonesia, satu teman anda di jambi berminat memesan produk yang anda tawarkan dari DP BBM ataupun Dari Broadcast BBM yang sudah anda promokan sebelumnya. Nah, Distributor anda berdomisili di Semarang, lalu tugas anda adalah, mengkonfirmasi ke konsumen bahwa barang dikirim dari semarang, anda akan cek ongkos kirim dari semarang ke jambi, misal produk dari distributor seharga 200ribu, lalu anda menjual dengan harga 250ribu ke konsumen dan ongkos kirim dari semarang ke jambi adalah 30ribu maka yang harus konsumen transfer ke anda adalah 280ribu,  nah setelah konsumen sudah transfer sebesar 280ribu, anda cukup transfer ke pihak distributor sebesar 200ribu + ongkir 30ribu yaitu 230ribu, karna yang 50ribu adalah untung bersih anda. lalu pihak distributor akan memproses pengiriman dan di packing dengan pengirim atas nama anda, BUKAN atas nama distributor.
Dapat kita lihat perbedaan yang cukup mendasar dari hal ini, jika Reseller menjual kembali dengan memiliki produknya, Dropshipper hanya menjual informasi dari produk tersebut. Jadi kita dapat mengatakan pula bahwa dengan menjadi seorang dropshipper, kita dapat menjadi pelaku bisnis yang tidak perlu mengeluarkan modal untuk menjual produk supplier kita.
0 Komentar untuk "Bedanya Reseller dengan Dropshipper"

Silahkan tinggalkan komentar terbaik anda dan mohon untuk tidak memasukkan link di dalam form komentar.

Salam.
Admin

Back To Top